Have Seat Will Travel – Pulau Morotai menjadi sorotan dunia pariwisata di tahun 2025 karena keindahan alamnya yang unik serta jejak sejarah yang melekat kuat. Berada di bibir Samudera Pasifik, pulau ini dahulu dikenal sebagai basis militer saat Perang Dunia II. Kini, peninggalan sejarah tersebut justru menjadi daya tarik yang melengkapi kecantikan bahari Morotai. Hamparan pasir putih, laut jernih, dan terumbu karang berwarna-warni menjadikan kawasan ini surga bagi pecinta diving. Bahkan bangkai kapal perang dan pesawat di dasar laut menjadikannya destinasi diving bernuansa sejarah yang jarang ditemukan di belahan dunia lain. Pemerintah menetapkan kawasan ini sebagai Kawasan Ekonomi Khusus dengan tujuan mempercepat pertumbuhan wisata. Tidak hanya wisata sejarah, pengunjung juga disuguhi wisata bahari kelas dunia yang menawarkan pengalaman berbeda. Hal inilah yang membuat Morotai sering disebut sebagai mutiara di bibir Pasifik yang siap bersinar lebih terang pada masa kini.
Pulau Morotai menghadirkan ragam destinasi unggulan yang menawan dan tidak terlupakan. Pulau Dodola misalnya, dengan pasir putih yang membentang seperti jembatan alami menghubungkan Dodola kecil dan Dodola besar. Saat air surut, pengunjung bisa berjalan kaki melintasi bentangan pasir itu, sebuah pengalaman langka yang membuat banyak wisatawan terkesima. Selain itu ada Tanjung Gorango, lokasi dengan laut biru toska yang tenang serta pemandangan hutan tropis yang menyejukkan. Di sini pengunjung benar-benar merasakan suasana alami jauh dari keramaian kota. Tak kalah menarik adalah Pulau Zum Zum yang memiliki Tugu McArthur, simbol penghormatan kepada jenderal Amerika yang pernah bermarkas di kawasan tersebut. Menyelam di sekitar Zum Zum juga memberikan sensasi istimewa karena pemandangan bawah lautnya sangat indah. Semua destinasi itu memperlihatkan betapa Pulau Morotai bukan hanya kaya sejarah, tetapi juga penuh keindahan alam.
“Baca juga: Ahmad Sahroni Kabur ke Singapura? Ini Alasan Negeri Singa Jadi Pelarian Favorit DPR!”
Bagi pecinta aktivitas bawah laut, Morotai adalah salah satu destinasi terbaik yang bisa ditemukan di Indonesia. Pulau Kokoya misalnya, menghadirkan keindahan terumbu karang yang masih terjaga dengan baik. Spesies ikan berwarna-warni dapat dengan mudah dijumpai di perairannya, bahkan mamalia laut langka seperti dugong terkadang menampakkan diri. Pulau Tabailenge juga menawarkan pengalaman serupa dengan karang lunak di perairan dangkal yang mempesona. Salah satu daya tarik utama Morotai adalah wreck diving atau menyelam di lokasi kapal karam. Di kawasan Wawama, penyelam dapat menemukan bangkai pesawat, kapal, dan perlengkapan perang peninggalan Perang Dunia II. Keunikan semacam ini jarang dimiliki destinasi bahari lain sehingga Morotai menempati posisi istimewa di kalangan traveler global. Dengan air laut yang jernih dan arus relatif tenang, kegiatan snorkeling maupun diving di sini menjadi pengalaman yang sulit terlupakan. Tidak mengherankan bila Morotai disebut sebagai surga bahari dengan sentuhan sejarah.
“Simak juga: Nokia Cari Mitra Baru, Kesempatan Langka untuk Ikut Bangkit Bersama Raksasa Teknologi!”
Selain keindahan lautnya, Morotai juga kaya akan destinasi sejarah yang sarat makna. Museum Perang Dunia II di Daruba misalnya, menyimpan koleksi perlengkapan militer yang pernah digunakan pasukan Sekutu maupun Jepang. Semua barang itu diperoleh dari hasil restorasi benda-benda yang diangkat dari perairan sekitar Morotai. Museum ini sering dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk memahami peran strategis pulau tersebut pada masa perang. Selain museum, terdapat juga Goa Popogu di Kecamatan Morotai Timur yang menghadirkan keindahan stalaktit dan stalakmit. Goa ini memiliki sungai bawah tanah yang bisa dijelajahi, memberikan pengalaman berbeda dari wisata alam biasa. Sementara itu, di beberapa lokasi lain pengunjung dapat menemukan tugu atau monumen peninggalan masa lalu yang masih berdiri kokoh. Semua destinasi sejarah ini membuktikan bahwa Morotai bukan hanya destinasi rekreasi, melainkan juga tempat untuk belajar dan menghargai nilai sejarah dunia.
Melihat seluruh potensi yang dimiliki, Morotai diyakini akan semakin berkembang sebagai destinasi unggulan Indonesia. Kombinasi wisata bahari dengan pesona pasir putih dan terumbu karang, serta wisata sejarah dengan peninggalan Perang Dunia II, menjadikan pulau ini unik. Infrastruktur terus dibangun untuk mendukung kenyamanan wisatawan, sementara pemerintah daerah aktif mempromosikan potensi budaya dan alamnya. Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus diharapkan mampu mengundang lebih banyak investor serta mempercepat pertumbuhan pariwisata lokal. Dengan segala kelebihannya, Morotai layak disejajarkan dengan destinasi kelas dunia lain seperti Bali atau Raja Ampat. Traveler yang datang ke sini tidak hanya mendapatkan pengalaman rekreasi, tetapi juga pemahaman sejarah dan kedekatan dengan alam. Potensi inilah yang membuat Morotai semakin menarik perhatian di tahun 2025, ketika tren wisata global mencari keseimbangan antara hiburan, edukasi, dan pelestarian alam.